Kesepakatan Chip Apple-Intel: Saingi Dominasi TSMC

Notification

×

Kesepakatan Chip Apple-Intel: Saingi Dominasi TSMC

09/05/2026 | 11:10:00 AM WIB Last Updated 2026-05-09T04:12:34Z
Apple,Intel,Chip,Chip Apple-Intel,TSMC,MacBook,Chip ARM,Hardware,Prosesor (CPU)

Apple dan Intel dilaporkan telah mencapai kesepakatan awal yang akan menjadikan Intel sebagai mitra manufaktur chip untuk perangkat-perangkat Apple — sebuah langkah besar yang mengubah peta industri semikonduktor global dan sekaligus menghidupkan kembali hubungan bisnis dua raksasa teknologi Amerika Serikat tersebut.

Kedua perusahaan telah terlibat dalam pembicaraan intensif selama lebih dari setahun, dan kesepakatan formal akhirnya berhasil dirampungkan dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam kerja sama ini, Intel akan memproduksi chip berdasarkan desain milik Apple — serupa dengan model kerja sama yang selama ini dijalankan Apple bersama TSMC.


Peran Pemerintah AS dalam Mendorong Kesepakatan Chip Apple-Intel

Pemerintah AS, yang menjadi pemegang saham terbesar Intel tahun lalu melalui sebuah kesepakatan dengan CEO Lip-Bu Tan, memainkan peran besar dalam membawa Apple ke meja perundingan.

Selama 12 bulan terakhir, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick dilaporkan berulang kali bertemu dengan pimpinan Apple — termasuk CEO Tim Cook yang akan segera meninggalkan jabatannya — untuk meyakinkan perusahaan agar kembali menjalin bisnis dengan Intel.

Seorang pejabat pemerintah menyatakan bahwa pihak administrasi memang secara aktif berupaya memperkuat Intel. 

"Secara umum, kami ingin dan telah membantu Intel," ujarnya, seraya menambahkan bahwa upaya tersebut bukan semata karena kepemilikan saham, melainkan karena Intel merupakan produsen semikonduktor utama Amerika Serikat. "Kami berusaha mencarikan bisnis untuk Intel."


Chip Apa yang Akan Diproduksi Intel untuk Apple?

Belum diketahui secara pasti perangkat Apple mana yang akan dicakup dalam perjanjian ini. Namun, TSMC selama ini menangani sebagian besar kebutuhan manufaktur Apple, sehingga Intel kemungkinan akan berfokus pada produk dengan volume lebih rendah, seperti chip seri M yang digunakan pada Mac seperti MacBook Air.

Rumor sebelumnya mengindikasikan Intel berpotensi memproduksi prosesor kelas bawah untuk perangkat Apple, termasuk chip seri M paling rendah yang digunakan pada sejumlah model iPad dan Mac.


Diversifikasi Supply Chain Apple dari TSMC

Bagi Apple, kesepakatan dengan Intel dapat membantu mendiversifikasi basis manufakturnya seiring perusahaan mencari kapasitas chip tambahan.

Selama ini Apple sangat bergantung pada TSMC, yang jalur produksi canggihnya juga diminati tinggi oleh produsen chip AI seperti Nvidia dan AMD.

Apple saat ini telah mengirimkan lebih dari 200 juta iPhone per tahun, dan membutuhkan pasokan silikon yang stabil untuk jutaan perangkat lainnya, termasuk iPad dan komputer Mac.


Babak Baru bagi Bisnis Foundry Intel

Jika terealisasi, kesepakatan ini akan menjadi sinyal kepercayaan paling signifikan bagi bisnis foundry Intel yang sempat terpuruk dalam beberapa tahun terakhir.

Mendapatkan kontrak Apple akan memberikan Intel aliran permintaan yang stabil dari salah satu perusahaan elektronik konsumen terbesar di dunia, sekaligus memperkuat reputasi dan bisnis manufakturnya yang telah tertinggal dari TSMC dalam beberapa tahun belakangan.

Intel juga bukan satu-satunya raksasa teknologi yang belakangan menggandeng Intel sebagai mitra. Sebelumnya, Nvidia telah menanamkan investasi sebesar 5 miliar dolar AS di Intel pada September 2025, untuk pembangunan CPU pusat data khusus.

Saham Intel melonjak hingga 15% merespons berita ini, sementara saham Apple turut naik sekitar 1,7% dalam perdagangan sore.

Sejarah Panjang Hubungan Apple dan Intel

Sebelum 2020 dan hadirnya Apple Silicon untuk Mac, Intel bisa dibilang merupakan salah satu mitra terpenting Apple.  Sejak 2006, lini MacBook ikonik Apple merasakan kebangkitan pertamanya setelah mendiang CEO Steve Jobs mengumumkan laptop-laptop awal Apple yang menggunakan prosesor Intel.

Secara tidak langsung, modem C1 milik Apple pun tidak akan ada tanpa Intel — Apple membeli sebagian besar divisi modem Intel pada 2019 seharga 1 miliar dolar AS, yang mencakup sekitar 2.200 karyawan Intel beserta kekayaan intelektual dan peralatannya.

Namun hubungan keduanya merenggang setelah Apple beralih sepenuhnya ke chip rancangannya sendiri berbasis arsitektur ARM. 

Apple kini merancang chip ARM-nya sendiri yang diproduksi oleh TSMC, sehingga dapat menghadirkan pembaruan dengan jadwal yang lebih teratur.

Kesepakatan baru ini menandai babak baru dalam relasi kedua perusahaan — bukan lagi sebagai mitra desain chip, melainkan sebagai klien dan produsen foundry.


Sumber: