DeepSeek V4 Resmi Gunakan Chip Huawei, Tinggalkan Ketergantungan pada AS

Notification

×

DeepSeek V4 Resmi Gunakan Chip Huawei, Tinggalkan Ketergantungan pada AS

12/04/2026 | 6:34:00 PM WIB Last Updated 2026-04-12T11:37:28Z
Platform,AI,DeepSeek,DeepSeek V4,Huawei,Nvidia,Chip,Chip Ascend,Compute Architecture for Neural Networks  (CANN),Mixture-of-Experts (MoE),Inovasi

Dunia teknologi global kembali dikejutkan dengan langkah besar dari DeepSeek, laboratorium riset kecerdasan buatan asal Tiongkok yang sempat mengguncang pasar saham Silicon Valley beberapa waktu lalu. 

DeepSeek secara resmi mengumumkan bahwa model bahasa besar (Large Language Model) generasi terbaru mereka, DeepSeek V4, akan dilatih dan dioperasikan sepenuhnya menggunakan chip kecerdasan buatan terbaru dari Huawei Technologies.

Langkah ini bukan sekadar pembaruan teknis, melainkan sebuah pernyataan geopolitik yang signifikan di tengah persaingan ketat antara Amerika Serikat dan Tiongkok dalam penguasaan teknologi masa depan.

Optimalisasi "Native" pada Arsitektur Lokal

Berbeda dengan model-model sebelumnya yang masih sangat bergantung pada ekosistem CUDA milik Nvidia, DeepSeek V4 dilaporkan telah melalui proses penulisan ulang kode dasar secara besar-besaran. 

Tim insinyur DeepSeek bekerja sama secara intensif dengan Huawei untuk memastikan model ini berjalan secara optimal pada arsitektur chip Ascend.

Kerja sama ini mencakup optimalisasi pada level kernel dan penggunaan perangkat lunak Compute Architecture for Neural Networks (CANN) milik Huawei sebagai alternatif dari CUDA.

Hal tersebut memungkinkan DeepSeek V4 mencapai efisiensi daya dan kecepatan komputasi yang setara, atau bahkan melampaui performa model Barat yang menggunakan perangkat keras Nvidia H100 atau Blackwell di bawah batasan ekspor.


Poin-Poin Utama Pergeseran Strategis DeepSeek V4

Dengan menggunakan chip Huawei, DeepSeek membuktikan bahwa pembatasan ekspor chip kelas atas oleh Amerika Serikat tidak menghentikan inovasi AI di Tiongkok, melainkan mempercepat adopsi solusi domestik.

Mengikuti jejak model V3 dan R1, DeepSeek V4 tetap mengusung arsitektur Mixture-of-Experts (MoE) yang lebih hemat biaya namun dengan parameter yang jauh lebih besar (diperkirakan mencapai 1 triliun parameter).

Raksasa teknologi lain seperti Alibaba, Tencent, dan ByteDance dikabarkan mulai mengikuti langkah ini dengan memesan ratusan ribu unit chip AI Huawei untuk memperkuat infrastruktur mereka sendiri.


Dampak Geopolitik dan Ekonomi Setelah DeepSeek V4 Resmi Gunakan Chip Huawei

Keputusan DeepSeek untuk memberikan "akses prioritas" kepada pemasok lokal seperti Huawei dan Cambricon, daripada Nvidia atau AMD, menandai berakhirnya era di mana perusahaan teknologi Tiongkok menjadikan perangkat keras AS sebagai standar utama.

Apa yang Diharapkan dari DeepSeek V4?

DeepSeek V4 dijadwalkan untuk rilis dalam waktu dekat (akhir April 2026).  Model ini diprediksi akan memiliki kemampuan penalaran (reasoning) yang jauh lebih tajam, pemahaman konteks yang lebih luas, dan kemampuan pemrograman (coding) yang melampaui standar industri saat ini.

Keberhasilan kolaborasi DeepSeek dan Huawei ini akan menjadi ujian krusial bagi ambisi Tiongkok untuk menjadi pemimpin global AI pada tahun 2030, sekaligus menantang dominasi absolut perusahaan-perusahaan teknologi Amerika di kancah global.