Kling 4.0: Video AI 30 Detik 4K Rilis Oktober 2026

Notification

×

Kling 4.0: Video AI 30 Detik 4K Rilis Oktober 2026

01/10/2026 | 6:19:00 AM WIB Last Updated 2026-09-30T23:26:02Z
AI,Kling AI 4.0,Kuaishou,Model video AI,Gemini Omni Flash,Wan 3.0,Minimax H3 Max

Kling AI, anak usaha Kuaishou, mengumumkan Kling 4.0 pada 28 September.  Model video AI generasi baru ini bisa membuat klip hingga 30 detik dalam satu kali proses.  Namun, fitur 4K HDR yang paling ditunggu belum bisa dipakai.  Fitur itu masih berstatus segera hadir.

Apa yang Baru di Kling 4.0?

Durasi 30 detik menjadi dua kali lipat dari batas 15 detik pada Kling 3.0.  Pengguna juga bisa membuat adegan panjang yang menyambung dalam satu klip.  Dengan begitu, pembuat konten tidak perlu lagi merangkai banyak klip pendek.

Kling 4.0 menerima hingga 10 gambar referensi sebagai keyframe untuk mengatur urutan adegan.  Model ini juga mendukung audio stereo dengan lip-syncing yang lebih baik.  Selain itu, tersedia format layar ultra lebar 21:9 dan hingga 15 referensi multimodal.

Pada hari yang sama, Kling membuka versi ringan bernama Kling 4.0 Flash untuk pelanggan Ultra Yearly.  Versi ini menghasilkan klip 3 hingga 20 detik pada resolusi 720p dengan warna 8-bit SDR. Spesifikasi itu cukup untuk konten media sosial, tetapi belum memenuhi standar siaran.

Versi penuh dijadwalkan meluncur pada Oktober 2026 tanpa tanggal pasti.  Harga API untuk kedua versi juga belum dipublikasikan.

Kling 4.0 mendukung 4K dan 1080p dalam 10-bit HDR, tetapi fitur itu masih ditandai segera hadir.  Tech Times mengingatkan bahwa hasilnya nanti masih berupa rekaman mentah. Untuk siaran profesional, video tetap perlu diolah lagi, misalnya soal format codec dan metadata HDR.

Peringkat Kling Masih Tertinggal

Menurut Tech Times,  Kling 3.0 berada di peringkat ke-12 pada papan peringkat Artificial Analysis, bukan peringkat keempat seperti klaim yang sempat beredar.  Posisi teratas dipegang Gemini Omni Flash milik Google, Wan 3.0 milik Alibaba, dan Minimax H3 Max.  Kling 4.0 belum dinilai karena model penuhnya belum dirilis.

Analis pasar punya pandangan berbeda.  Morgan Stanley memperkirakan peluncuran Oktober akan menguntungkan saham Kuaishou, dengan peningkatan kualitas gambar dan konsistensi video.  Jefferies lebih berhati-hati dan mempertanyakan apakah Kling 4.0 mampu menyaingi Seedance dari ByteDance, termasuk dari sisi harga.

Fitur keyframe tidak bekerja seperti animasi klasik.  Gambar yang diunggah hanya berfungsi sebagai referensi, sehingga pada gerakan rumit hasilnya bisa tampak janggal, misalnya bentuk tangan yang berubah antaradegan.

Soal keamanan data, Tech Times menyoroti hukum intelijen Tiongkok yang mewajibkan perusahaan di sana bekerja sama dengan otoritas.  Karena itu, pertimbangkan dulu sebelum mengunggah aset rahasia.

Akses Kling hanya lewat situs resmi kling.ai, sebab pernah ada situs tiruan yang menyebarkan malware.  Bulan Oktober akan menjadi ujian. Klaim Kling 4.0 baru bisa dinilai setelah model penuhnya dirilis dan diuji secara independen.


Sumber: