Visi Jensen Huang Membawa NVIDIA Memimpin Revolusi AI dan Masa Depan Komputasi

Notification

×

Visi Jensen Huang Membawa NVIDIA Memimpin Revolusi AI dan Masa Depan Komputasi

31/01/2026 | 8:35:00 PM WIB Last Updated 2026-01-31T13:59:40Z

Jensen Huang, CEO NVIDIA, kini menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh yang membentuk masa depan teknologi dunia.  Keputusan-keputusannya telah membawa NVIDIA bertransformasi dari perusahaan pembuat perangkat game menjadi pusat ledakan teknologi AI dan robotika yang kita lihat saat ini. 

Visi utamanya adalah menciptakan cara baru bagi komputer untuk bekerja, yang memungkinkan kemajuan besar dalam berbagai bidang mulai dari riset medis hingga mobil otonom.

Awal mula revolusi ini berakar pada dunia video game tahun 1990-an.  Jensen menyadari bahwa untuk menciptakan grafis yang realistis, komputer membutuhkan kemampuan memproses banyak data secara bersamaan, atau yang disebut sebagai pemrosesan paralel. 

NVIDIA kemudian menciptakan Graphics Processing Unit (GPU) pertama yang mampu menyelesaikan masalah kompleks lebih cepat daripada komputer biasa.  Teknologi ini ibarat "mesin waktu" bagi para ilmuwan, karena memungkinkan mereka menyelesaikan riset seumur hidup dalam waktu yang jauh lebih singkat.

Langkah besar berikutnya terjadi ketika NVIDIA memperkenalkan Compute Unified Device Architecture (CUDA), sebuah platform yang memudahkan para peneliti menggunakan kekuatan GPU untuk berbagai bidang di luar game. 

Pada tahun 2012, momen penting terjadi melalui proyek "AlexNet", di mana AI mulai dilatih menggunakan data dalam jumlah besar pada GPU NVIDIA.  Peristiwa ini mengubah cara kita mengajari komputer yaitu bukan lagi dengan instruksi langkah demi langkah, melainkan dengan membiarkan komputer belajar sendiri dari contoh-contoh yang diberikan.

Melihat ke depan, Jensen Huang sangat optimis terhadap perkembangan "AI Fisik" atau robotika. Ia percaya bahwa di masa depan, segala sesuatu yang bergerak akan menjadi robot.  Untuk mempercepat hal ini, NVIDIA membangun "Omniverse", sebuah dunia digital 3D tempat robot dilatih ribuan kali lebih cepat sebelum mereka benar-benar diterjunkan ke dunia nyata. 

Dengan cara tersebut, robot dapat belajar memahami hukum fisika seperti gravitasi dan gesekan tanpa risiko kerusakan di dunia fisik.

Dampak dari teknologi ini tidak hanya terbatas pada gadget, tetapi juga akan mengubah seluruh bidang ilmu pengetahuan.  Jensen memprediksi transformasi besar dalam biologi digital, ilmu material, hingga teknologi iklim. 

Ia membayangkan masa depan di mana robot membantu manusia melakukan tugas-tugas berbahaya dan membosankan, sementara mobil otonom memberikan kenyamanan bagi penggunanya. 

Jensen berharap generasi mendatang akan mengenal NVIDIA bukan hanya sebagai perusahaan game, tetapi sebagai epicenter dari kemajuan yang membantu manusia mencapai hal-hal luar biasa.

Youtube:  iTNews Indonesia, 31 Jan 2026 20:57. Visi Jensen Huang Membawa NVIDIA Memimpin Revolusi AI dan Masa Depan Komputasi.