Notification

×

Inggris Susun Strategi Hadapi Skenario Black Sky

Redaksi - iTNews.Id 08/11/2026 | 1:06:00 AM WIB Last Updated 2026-11-07T18:12:16Z
    Bagikan
Black Sky,serangan siber,National Energy System Operator (NESO),Teknologi HAPS,Enduring Atmospheric Platforms,Public Switched Telephone Network (PSTN),Pemadaman listrik massal,Radio FM darurat

Inggris tengah mempersiapkan strategi darurat untuk menghadapi kemungkinan terjadinya Black Sky, yakni kondisi ketika pemadaman listrik berskala besar melumpuhkan berbagai layanan penting secara bersamaan.  

Skenario ini menjadi perhatian karena gangguan pasokan listrik dapat merambat ke jaringan komunikasi, distribusi air, transportasi, hingga layanan kesehatan.

Rencana tersebut dirancang untuk memastikan pemerintah dan berbagai lembaga terkait tetap dapat menjalankan fungsi penting ketika infrastruktur energi mengalami gangguan serius.  

Ancaman yang diperhitungkan tidak hanya berasal dari kerusakan jaringan listrik, tetapi juga serangan siber yang berpotensi mengganggu sistem pengendalian infrastruktur nasional.

Langkah ini menunjukkan bahwa kesiapsiagaan menghadapi krisis energi tidak lagi cukup dilakukan dengan memperbaiki jaringan listrik.  Pemerintah juga perlu memastikan bahwa layanan masyarakat tetap berjalan ketika sistem digital dan infrastruktur pendukung mengalami gangguan bersamaan.

Skenario Black Sky bisa melumpuhkan layanan penting

Istilah Black Sky merujuk pada keadaan darurat ketika jaringan listrik mengalami kegagalan besar sehingga sejumlah infrastruktur yang saling bergantung ikut berhenti beroperasi.  Dampaknya dapat meluas meliputi:

  • Pasokan air bersih
  • Sistem pengolahan limbah
  • Jaringan telepon
  • Internet
  • Transportasi
  • Transaksi keuangan


Gambaran nyata mengenai risiko tersebut pernah terjadi di Lancaster, Inggris, pada 5 Desember 2015.  Banjir Sungai Lune menyebabkan pasokan listrik terputus dan berdampak terhadap sekitar 61.500 penduduk.

Gangguan tersebut tidak hanya membuat rumah-rumah kehilangan penerangan dan pemanas. Sejumlah pompa air berhenti bekerja, stasiun kereta dan SPBU tutup, sementara mesin ATM serta lampu lalu lintas tidak dapat digunakan.

Peristiwa Lancaster menjadi bahan evaluasi bagi para ahli keselamatan infrastruktur.  Profesor Roger Kemp dari Lancaster University turut mengkaji kejadian tersebut dan menyoroti pentingnya mempertahankan sistem komunikasi yang tetap berfungsi ketika jaringan digital tidak tersedia.

Menariknya, dua sarana komunikasi yang masih dapat diandalkan dalam kejadian itu adalah telepon rumah berbasis kabel tembaga dan siaran radio FM.  Keduanya menunjukkan bahwa teknologi yang relatif sederhana masih memiliki peran penting dalam menghadapi gangguan infrastruktur modern.

BBC siapkan studio radio darurat tanpa internet

Salah satu bagian penting dalam persiapan Inggris adalah rencana siaran darurat BBC.  Lembaga penyiaran publik tersebut menyiapkan studio radio khusus yang diperkirakan akan dioperasikan sekitar 100 staf ketika terjadi keadaan darurat berskala nasional.

Studio tersebut dirancang agar tetap dapat bekerja tanpa bergantung pada koneksi internet.  BBC juga menyiapkan jalur komunikasi khusus serta persediaan bahan bakar, air, dan makanan agar operasional dapat berlangsung setidaknya selama tiga hari tanpa pasokan tambahan.

Siaran darurat nantinya akan memuat informasi pemerintah yang telah dipersiapkan sebelumnya.  Materinya mencakup petunjuk praktis untuk masyarakat, termasuk kebutuhan konsumsi air harian dan cara mengelola limbah toilet ketika sistem penyediaan air tidak berfungsi.

Untuk menjangkau masyarakat, BBC akan memanfaatkan jaringan pemancar radio yang memiliki sumber energi cadangan.  Menurut laporan BBC, sejumlah menara pemancar dilengkapi tangki diesel dengan kapasitas sekitar 5 hingga 40.000 liter untuk mengoperasikan generator selama kurang lebih tiga hari.

Radio FM dipertahankan karena tidak membutuhkan koneksi internet untuk menerima siaran.  Selama pemancar dan perangkat penerima masih mendapatkan daya, masyarakat tetap dapat memperoleh informasi meskipun jaringan komunikasi digital mengalami gangguan.

Perkiraan awal persiapan darurat disebut mencakup kebutuhan lima hingga tujuh hari.  Namun, berdasarkan informasi dari operator sistem energi nasional Inggris,  National Energy System Operator (NESO), pemulihan pasokan listrik kemungkinan dapat berlangsung dalam dua hingga tiga hari.

Inggris kembangkan jaringan komunikasi alternatif

Selain mengandalkan radio, pemerintah Inggris juga mengembangkan teknologi komunikasi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap infrastruktur di permukaan tanah.

Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah High Altitude Pseudo-Satellites (HAPS).  Teknologi ini menggunakan pesawat atau platform yang dapat terbang di ketinggian tinggi dan bertahan di udara dalam waktu lama untuk menyediakan konektivitas komunikasi.

Pemerintah Inggris mengalokasikan dana sekitar 70 juta pound sterling untuk pengembangan teknologi tersebut.  Sistem HAPS ditargetkan mampu menyediakan layanan telepon seluler dan internet darurat setidaknya selama satu minggu ketika jaringan komunikasi di darat mengalami gangguan.

Teknologi ini berpotensi menjadi lapisan cadangan ketika menara seluler dan infrastruktur komunikasi konvensional tidak dapat digunakan.  Namun, HAPS bukan pengganti langsung seluruh jaringan telekomunikasi karena tetap memiliki keterbatasan teknis dan operasional.

Rico Chandra, direktur program Enduring Atmospheric Platforms, menyoroti bahwa satelit juga memiliki keterbatasan ketika jaringan komunikasi di darat mengalami kegagalan.  Karena itu, pengembangan sistem komunikasi alternatif perlu mempertimbangkan berbagai teknologi secara bersamaan.

Infrastruktur lama justru menjadi perhatian baru

Di tengah pengembangan teknologi komunikasi modern, muncul persoalan lain yang menjadi perhatian para ahli.  Inggris sedang menjalankan transisi dari jaringan telepon rumah analog berbasis kabel tembaga menuju layanan telepon digital.

Berdasarkan jadwal resmi pemerintah dan Openreach, jaringan Public Switched Telephone Network (PSTN) akan dihentikan pada 31 Januari 2027.  Setelah migrasi, layanan telepon rumah akan menggunakan teknologi digital yang umumnya bergantung pada koneksi internet dan pasokan listrik di rumah pengguna.

Perubahan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kesiapan komunikasi ketika terjadi pemadaman listrik besar.  Jaringan telepon analog lama memiliki keunggulan karena sebagian perangkat dapat beroperasi tanpa pasokan listrik langsung dari rumah.

Sementara itu, pemerintah Inggris juga sedang meninjau masa depan radio FM.  Kajian yang dimulai pada Februari 2026 tersebut mempertimbangkan perubahan kebiasaan pendengar dan kemungkinan peralihan layanan analog ke digital pada dekade 2030-an.

Situasi ini menghadirkan tantangan tersendiri.  Radio FM justru menjadi salah satu media yang diandalkan dalam skenario darurat, tetapi masa depan distribusinya masih menjadi bahan pembahasan pemerintah dan industri penyiaran.

Pengalaman pemadaman di Eropa mendorong kesiapsiagaan

Perhatian terhadap skenario Black Sky meningkat setelah pemadaman listrik besar melanda Spanyol, Portugal, dan sebagian wilayah Prancis barat daya pada April 2025.  Kejadian tersebut memperlihatkan bagaimana gangguan pada sistem kelistrikan dapat memengaruhi berbagai layanan yang digunakan masyarakat sehari-hari.

Pemerintah Inggris menegaskan bahwa tidak ada ancaman khusus terhadap jaringan listrik nasional.  Persiapan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya menghadapi berbagai kemungkinan keadaan darurat, termasuk cuaca ekstrem, gangguan infrastruktur, dan serangan siber.

Melalui program kesiapsiagaan publik, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk memiliki persediaan dasar di rumah.  Perlengkapan yang disarankan antara lain air minum kemasan, makanan tahan lama, senter dengan baterai cadangan, serta radio bertenaga baterai atau radio engkol.

Pemerintah turut mengingatkan masyarakat agar tidak sepenuhnya bergantung pada ponsel dan internet untuk memperoleh informasi.  Ketika jaringan komunikasi terganggu, radio yang dapat beroperasi secara mandiri masih bisa menjadi sumber informasi penting.

Kesiapan komunikasi menjadi kunci menghadapi Black Sky

Rencana Inggris menghadapi Black Sky memperlihatkan bahwa ketahanan infrastruktur tidak hanya ditentukan oleh kemampuan memulihkan pasokan listrik.  Sistem komunikasi, penyebaran informasi, dan kesiapan masyarakat juga memiliki peran besar dalam mengurangi dampak krisis.

Pengembangan HAPS, studio radio darurat, serta jaringan pemancar dengan generator cadangan menjadi bagian dari pendekatan berlapis untuk menjaga komunikasi tetap berjalan.  Namun, efektivitasnya tetap bergantung pada kesiapan operasional dan kemampuan berbagai lembaga berkoordinasi ketika keadaan darurat terjadi.

Bagi masyarakat, langkah paling realistis adalah menyiapkan perlengkapan darurat dan memastikan tersedia sarana komunikasi alternatif. 

Persiapan tersebut penting karena dalam pemadaman berskala besar, akses terhadap informasi dapat sama pentingnya dengan ketersediaan listrik itu sendiri.


Sumber: