Notification

×

Kebocoran Data Times Car Jepang, 1,46 Juta Dokumen Terdampak

24/10/2026 | 8:00:00 PM WIB Last Updated 2026-10-28T02:42:47Z
    Bagikan

Keamanan,serangan siber,kebocoran data Times Car,Privasi,Privasi data

PARK24, perusahaan pengelola layanan parkir dan berbagi kendaraan di Jepang, mengungkapkan perkembangan terbaru insiden kebocoran data pada sistem web Times Car.

Dalam laporan yang diterbitkan pada 23 Oktober 2026, perusahaan menyatakan bahwa jejak pengiriman keluar ditemukan pada sekitar 1,46 juta data gambar dokumen identitas, termasuk dokumen yang sebelumnya dilaporkan berpotensi bocor.

Insiden tersebut terjadi setelah pihak tidak berwenang mengeksploitasi kerentanan pada sistem web.  Berdasarkan hasil investigasi forensik, pelaku berhasil mengakses sistem dan menjangkau data yang tersimpan di basis data serta area penyimpanan berkas.

PARK24 menyatakan bahwa gambar dokumen identitas disimpan dalam kondisi terenkripsi.  Karena itu, adanya jejak akses dan pengiriman data tidak otomatis berarti isi dokumen telah berhasil dibaca. 

Meski demikian, perusahaan tidak dapat sepenuhnya mengesampingkan kemungkinan data terenkripsi tersebut dibuka pada kemudian hari.

Serangan Terungkap Sejak September 2026

PARK24 pertama kali mendeteksi aktivitas tidak wajar pada sistem web Times Car pada 25 September 2026.  Perusahaan kemudian mengisolasi sistem yang terdampak, memutus jalur akses yang digunakan dalam serangan, dan melakukan pemeriksaan log bersama lembaga forensik eksternal.

Dalam laporan lanjutan pada 28 September, PARK24 menyebut sekitar 6,6 juta akun terdampak dalam insiden akses ilegal tersebut.  Informasi yang berpotensi terpapar mencakup:

  • Nama
  • Alamat
  • Tanggal lahir
  • Nomor telepon
  • Alamat email
  • Informasi SIM
  • Gambar dokumen identitas
  • Informasi autentikasi tertentu


Jumlah akun terdampak ini berbeda dari jumlah gambar dokumen identitas yang memiliki jejak pengiriman keluar.

Investigasi terbaru juga mengonfirmasi adanya akses tidak sah ke sistem web Times Club yang berkaitan dengan insiden tersebut.  PARK24 menyatakan bahwa hasil pemeriksaan eksternal menjadi dasar penetapan jumlah akhir yang dilaporkan dalam pengumuman 23 Oktober.

PARK24 Hapus Gambar Dokumen Identitas

Sebagai tindak lanjut, PARK24 mengubah kebijakan penyimpanan gambar dokumen identitas yang dikumpulkan saat pendaftaran anggota Times Car.

Sebelumnya, gambar SIM dan dokumen identitas lainnya disimpan dalam kondisi terenkripsi selama masa keanggotaan hingga tujuh tahun setelah keanggotaan berakhir.  Perusahaan kini mengubah aturan internal agar gambar dokumen identitas tidak lagi disimpan setelah proses pendaftaran selesai.

PARK24 juga menyatakan akan menghapus gambar dokumen identitas yang masih tersimpan paling lambat akhir Oktober 2026, tanpa harus menunggu permintaan dari masing-masing pengguna.

Informasi tertentu tetap dipertahankan untuk membantu memastikan kecocokan dengan dokumen yang sebelumnya disimpan apabila diperlukan dalam penanganan pertanyaan pelanggan.

Pelanggan Berhak Mendapat Kompensasi

PARK24 menyiapkan kompensasi sebesar 3.000 yen dalam bentuk uang tunai atau voucher bagi pelanggan yang data gambar dokumen identitas terenkripsinya terindikasi diakses dan dikirim ke luar sistem.

Perusahaan menyatakan bahwa rincian mekanisme dan cara penyaluran kompensasi masih dipersiapkan.  Pelanggan yang memenuhi kriteria akan menerima pemberitahuan secara individual setelah informasi tersebut ditetapkan.

Di sisi lain, PARK24 menyatakan belum menemukan bukti bahwa data yang bocor telah dipublikasikan atau diperjualbelikan.  

Namun, perusahaan tetap mengantisipasi risiko penyalahgunaan, termasuk penipuan melalui email atau situs palsu, pengajuan layanan menggunakan identitas orang lain, serta penyalahgunaan informasi pribadi.

Perusahaan juga menegaskan bahwa nomor kartu kredit lengkap dan kode keamanan kartu tidak disimpan dalam sistemnya. Dengan demikian, menurut keterangan PARK24, kedua jenis informasi pembayaran tersebut tidak termasuk data yang berisiko disalahgunakan akibat insiden ini.

Jalur Serangan Ditangani, Investigasi Berlanjut

Hasil pemeriksaan forensik menunjukkan bahwa pelaku memanfaatkan kerentanan pada sistem web untuk masuk, menelusuri informasi internal, kemudian mengakses basis data dan area penyimpanan berkas. 

PARK24 menyatakan telah menyelesaikan penanganan terhadap jalur penyusupan yang teridentifikasi serta memperkuat pemantauan dan deteksi keamanan pada sistem dengan konfigurasi serupa.

Perusahaan juga membentuk komite investigasi yang melibatkan anggota dewan independen dan pakar eksternal untuk mengevaluasi pengendalian internal serta tata kelola perusahaan. Rencana penguatan keamanan informasi dan tata kelola dijadwalkan diumumkan sebelum akhir 2026.

Pelanggan Times Car yang merasa terdampak dapat memeriksa pemberitahuan resmi perusahaan dan menghubungi pusat layanan khusus di Jepang melalui nomor 0120-25-8924, yang beroperasi 24 jam, atau melalui formulir kontak resmi Times Car.

Pengguna juga disarankan berhati-hati terhadap email, SMS, atau panggilan yang mengatasnamakan perusahaan.  Jangan membuka tautan mencurigakan atau memberikan kata sandi, kode autentikasi, maupun informasi pembayaran kepada pihak yang tidak dapat diverifikasi.