Mengapa TikTok Dilarang Menjalankan Bisnis Media Sosial dan E-Commerce Secara Bersamaan di Indonesia?

Notification

×

Mengapa TikTok Dilarang Menjalankan Bisnis Media Sosial dan E-Commerce Secara Bersamaan di Indonesia?

12/09/2023 | September 12, 2023 WIB Last Updated 2023-09-12T03:52:03Z
https://www.itnews.id/2023/09/mencegah-tiktok-memonopoli-bisnis-di-indonesia.html

TikTok dilarang menjalankan bisnis media sosial dan e-commerce secara bersamaan di Indonesia karena beberapa alasan, antara lain:

Mencegah monopoli pasar dan persaingan tidak sehat  
Menurut Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, TikTok memiliki potensi untuk menguasai sistem pembayaran dan logistik secara keseluruhan jika berbisnis media sosial dan e-commerce secara bersamaan.  Hal ini dapat merugikan pelaku usaha lokal, khususnya UMKM, yang menjadi prioritas pemerintah.  

Melindungi konsumen dari praktik-praktik yang merugikan
Menurut Ketua Umum Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) Bima Laga, TikTok harus mematuhi regulasi dan standar yang berlaku di bidang pertanian dan pangan jika ingin berjualan produk-produk tersebut.  Hal ini untuk menjamin kualitas dan keamanan produk bagi konsumen

Mengikuti contoh dari negara-negara lain yang telah melarang TikTok 
Menurut Teten Masduki, Indonesia ingin mencontoh Amerika Serikat dan India yang telah melarang TikTok menggunakan platform untuk menjalankan bisnis media sosial dan e-commerce secara bersamaan.  Hal ini karena TikTok dianggap sebagai ancaman bagi keamanan nasional dan kedaulatan data.

Sumber:  CNBC Indonesia