Di era cloud computing saat ini, enkripsi untuk data yang disimpan (data at rest) dan data yang sedang dikirim (data in transit) sudah menjadi standar wajib. Namun, ancaman keamanan modern sering kali menargetkan titik buta (blind spot) terakhir yaitu data yang sedang diproses di dalam memori (data in use).
Untuk mengatasi celah ini, industri teknologi memperkenalkan konsep Confidential Computing yang menggunakan Trusted Execution Environments (TEE) berbasis perangkat keras. Dua pemain utama di arena ini adalah AMD Secure Encrypted Virtualization (SEV) dan Intel Software Guard Extensions (SGX).
Meskipun keduanya bertujuan mengamankan data yang sedang diproses, pendekatan arsitekturnya sangat berbeda. Artikel ini akan membedah perbandingan AMD SEV dan Intel SGX untuk membantu Anda menentukan teknologi mana yang paling cocok untuk infrastruktur Anda.
Mengenal AMD SEV (Secure Encrypted Virtualization)
AMD SEV adalah ekstensi arsitektur keamanan dari prosesor AMD EPYC yang dirancang khusus untuk mengamankan seluruh Virtual Machine (VM). Teknologi ini mengenkripsi memori dari setiap VM secara independen menggunakan key kriptografi unik yang dikelola langsung oleh AMD Secure Processor, bukan oleh hypervisor atau sistem operasi host.
Keunggulan AMD SEV adalah kmudahan dalam hal Implementasi atau biasa dikenal dengan istilah Lift and Shift. Dimana Anda dapat memindahkan aplikasi yang sudah ada ke dalam VM berteknologi SEV tanpa perlu memodifikasi kode aplikasi sama sekali.
Seluruh Guest Operating System dan aplikasi di dalamnya dienkripsi, melindunginya dari hypervisor atau admin host yang berniat buruk. Sangat Cocok untuk Cloud (IaaS). SEV adalah pilihan favorit bagi penyedia layanan cloud yang ingin menawarkan komputasi rahasia yang transparan kepada pelanggannya.
Mengenal Intel SGX (Software Guard Extensions)
Berbeda dengan AMD, Intel SGX mengambil pendekatan yang jauh lebih spesifik dan lebih detail. SGX tidak melindungi seluruh VM, melainkan memungkinkan pengembang untuk mengisolasi bagian spesifik dari sebuah aplikasi ke dalam "brankas" memori yang sangat aman, yang disebut Enclave.
Keunggulan Intel SGX
- Karena hanya mengamankan bagian kode dan data yang sangat spesifik (misalnya, dompet kripto atau algoritma pemrosesan PIN), SGX memiliki permukaan serangan (attack surface) yang sangat kecil.
- Meskipun sistem operasi (OS) atau Virtual Machine telah sepenuhnya dikompromikan oleh peretas, data di dalam Enclave Intel SGX tetap aman dan tidak dapat dibaca.
- Ideal untuk aplikasi manajemen kunci (KMS), Digital Rights Management (DRM), dan layanan finansial.
Perbandingan Utama: AMD SEV vs Intel SGX
Untuk memudahkan pemahaman, mari kita bandingkan kedua teknologi ini berdasarkan parameter operasional dan keamanan:
| Fitur / Metrik | AMD SEV | Intel SGX |
| Ruang Lingkup Perlindungan | Mengisolasi seluruh Virtual Machine (VM). | Mengisolasi bagian spesifik dari aplikasi (Enclave). |
| Granularitas | Rendah (Skala makro/VM). | Tinggi (Skala mikro/Aplikasi). |
| Modifikasi Kode Aplikasi | Tidak perlu (plug-and-play). | Wajib. Aplikasi harus ditulis ulang/diadaptasi untuk menggunakan API Enclave. |
| Permukaan Serangan (Attack Surface) | Lebih luas (Mencakup seluruh Guest OS). | Sangat sempit (Hanya sebatas kode di dalam Enclave). |
| Kecepatan / Kinerja | Penurunan performa minimal untuk beban kerja cloud umum. | Ada overhead kinerja saat data berpindah masuk/keluar dari Enclave. |
| Use Case Terbaik | Migrasi aplikasi legacy ke cloud (IaaS), hosting web aman. | Komputasi multipihak (MPC), manajemen kunci kriptografi, aplikasi Web3. |
Mana yang Harus Anda Pilih AMD SEV atau Intel SGX?
Pilihan antara AMD SEV dan Intel SGX sangat bergantung pada apa yang ingin Anda lindungi dan seberapa banyak sumber daya pengembang yang Anda miliki.
Pilih AMD SEV jika: Anda adalah perusahaan yang ingin memigrasikan infrastruktur on-premise yang sudah ada ke lingkungan Public Cloud dengan cepat, aman, dan tanpa perlu menulis ulang jutaan baris kode.
Pilih Intel SGX jika: Anda membangun aplikasi baru dari nol yang menangani data ultra-sensitif (seperti password manager, sistem pembayaran, atau AI training pada data rekam medis) di mana Anda tidak boleh mempercayai OS, hypervisor, atau lingkungan cloud sama sekali.
Catatan Tambahan: Intel baru-baru ini juga merilis teknologi Intel Trust Domain Extensions (TDX) pada prosesor Xeon terbaru mereka untuk bersaing langsung dengan arsitektur level-VM milik AMD SEV.
Referensi:
Confidentialcomputing.io: White Papers & Reports - Confidential Computing Consortium. Intel.com: Intel® SGX Official Documentation.- AMD.com: AMD Confidential Computing with EPYC™ Processors.
- Intel.com: What Is Intel® Trust Domain Extensions (Intel® TDX).
