Inovasi Google: Protokol Universal Belanja Online, Bandingkan Harga Jadi Lebih Mudah!

Notification

×

Inovasi Google: Protokol Universal Belanja Online, Bandingkan Harga Jadi Lebih Mudah!

17/01/2026 | 12:01:00 PM WIB Last Updated 2026-01-17T05:13:25Z

Pernah merasa kesulitan saat mencari barang di online shop? Atau pernah ingin membandingkan harga dari berbagai toko, tapi bingung harus buka banyak website sekaligus? 

Nah, sekarang ada kabar baik dari Google.  Raksasa teknologi ini baru saja meluncurkan sesuatu yang bisa bikin aktivitas belanja online jadi lebih praktis dan efisien!

Apa Itu Protokol Universal Google untuk Bot Belanja?

Google memperkenalkan sebuah protokol universal yang bertujuan memudahkan bot belanja dalam menelusuri, memahami, dan mengambil data dari toko online di seluruh dunia.

Singkatnya bot belanja adalah sebuah standar data baru yang diperkenalkan oleh Google untuk menyederhanakan dan menyatukan cara merchant atau toko online mengirimkan informasi produk mereka ke berbagai platform belanja dan mesin pencari.

Sebelumnya, merchant perlu membuat dan mengelola beberapa feed data yang berbeda untuk masing-masing platform (seperti Google Shopping, Bing, atau sosial media).

Dengan protokol universal ini, para penjual cukup membuat satu feed produk tunggal menggunakan skema data yang distandardisasi, yang kemudian dapat diinterpretasikan dan digunakan secara luas oleh berbagai "bot" atau perayap belanja dari platform berbeda. 

Tujuannya hal tersebut adalah meningkatkan akurasi data produk, mengurangi kerumitan teknis dalam manajemen katalog, serta pada akhirnya menciptakan pengalaman belanja online yang lebih konsisten dan andal bagi konsumen di seluruh internet. 

Dengan mengadopsi protokol ini, website e-commerce dapat meningkatkan visibilitas produk mereka secara lebih efisien di berbagai kanal digital, sekaligus mengoptimalkan performa SEO untuk penelusuran produk berbasis gambar dan intent pembelian.

Jadi, ke depannya, sistem seperti Google Shopping bisa mengumpulkan info harga, stok, dan produk secara otomatis dari banyak toko.  Konsumen pun jadi gak perlu lagi repot browsing satu-satu dan takut terlewat promo menarik!

Mengapa Teknologi Ini Penting buat Konsumen?

Protokol Universal Google untuk Bot Belanja secara langsung meningkatkan keandalan, keakuratan, dan konsistensi informasi produk yang mereka temui di seluruh internet, mulai dari hasil pencarian Google hingga platform perbandingan harga.

Dengan standarisasi data produk dari berbagai merchant ini, konsumen terlindungi dari informasi yang menyesatkan atau tidak terbaru, seperti harga yang berbeda di setiap situs, stok yang sudah habis, atau gambar dan spesifikasi yang tidak sesuai.

Protokol ini memastikan bahwa keputusan belanja dibuat berdasarkan data yang terpercaya dan terkini, mengurangi risiko kekecewaan dan meningkatkan kepuasan secara keseluruhan.

Pada akhirnya, teknologi ini menciptakan ekosistem belanja online yang lebih transparan dan efisien, di mana konsumen dapat berbelanja dengan keyakinan lebih besar bahwa apa yang mereka lihat di pencarian adalah representasi akurat dari apa yang akan mereka terima, sehingga menghemat waktu, uang, dan tenaga.

Coba ingat, berapa kali kamu buka aplikasi berbeda saat lagi cari barang? Cukup ribet, bukan? Nah, dengan adanya protokol universal ini, semua bot pencari bisa diberi akses ke data yang konsisten dari berbagai toko.  Artinya:

  • Harga dan stok barang selalu update.
  • Proses perbandingan harga jadi lebih mudah.
  • Promo dan penawaran terbaik jadi lebih cepat ditemukan.


Ibaratnya seperti punya asisten belanja digital yang sigap membawakan daftar belanjaan terlengkap dan termurah, tanpa kamu harus repot pindah-pindah aplikasi.

Cara Kerja Protokol Universal Google

Cara kerja Universal Commerce Protocol (UCP) untuk Bot Belanja  dimulai dengan sebuah "peta" digital yang disebut Discovery Manifest, yaitu file JSON yang dipublikasikan merchant di situs mereka untuk memberi tahu agen AI apa saja yang bisa mereka lakukan, seperti mengecek stok atau melakukan checkout.

Saat pengguna meminta AI (seperti Mode AI di Google Penelusuran atau Gemini) untuk membeli sesuatu, protokol ini bertindak sebagai penerjemah universal yang memungkinkan AI tersebut secara real-time mengeksplorasi katalog produk, memverifikasi ketersediaan, mengelola keranjang belanja, dan akhirnya memproses pembayaran langsung di dalam antarmuka percakapan, tanpa perlu pengguna beralih ke situs lain.

Proses pembayarannya aman karena menggunakan tokenisasi dan dukungan dari Agent Payments Protocol (AP2), memastikan setiap transaksi memiliki izin yang jelas, sementara merchant tetap memiliki kontrol penuh sebagai Penjual Resmi atas data pelanggan dan hubungan dengan mereka.

Dengan demikian, UCP menghubungkan niat belanja pengguna di platform AI secara mulus langsung ke sistem e-commerce merchant, mengubah percakapan menjadi penjualan. instan yang minim gesekan.

Sebelum Protokol Universal Setelah Protokol Universal
Bot sulit memahami info produk di tiap toko online karena formatnya berbeda-beda Bot bisa dengan mudah membaca info karena ada format standar
Data harga dan stok sering kali tidak update atau tidak konsisten Data produk lebih akurat dan diperbarui otomatis
Perbandingan harga harus dilakukan manual oleh pengguna Pengguna dapat langsung melihat hasil perbandingan dari banyak toko

Dampak untuk Toko Online & Penjual

Tidak hanya menguntungkan pembeli, kehadiran protokol universal ini juga membawa angin segar untuk pemilik dan pelaku bisnis toko online. Kenapa?

  • Produk mereka lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli.
  • Potensi penjualan meningkat karena bisa muncul di berbagai platform pencarian harga.
  • Promosi atau diskon yang sedang berlangsung bisa langsung terekspos ke lebih banyak orang.


Toko yang menerapkan protokol ini tidak perlu lagi pusing bikin format data unik untuk tiap platform. Hemat waktu, hemat tenaga!

Kapan Universal Commerce Protocol (UCP) Mulai Bisa Dinikmati?

Penerapan teknis UCP oleh Google sudah bisa dinikmati secara terbatas dan aktif dikembangkan sejak awal Januari 2026, dengan peluncuran resmi standar terbuka ini beserta dokumentasi teknis lengkapnya diumumkan pada 11 Januari 2026.

Mulai diterapkan secara praktis sejak 13 Januari 2026 di Amerika Serikat untuk beberapa merek perintis seperti Lowe's, Michael's, Poshmark, dan Reebok melalui fitur Business Agent di AI Mode Search dan aplikasi Gemini.

Namun untuk bisa menikmati dan mengimplementasikan UCP secara luas, merchant harus bergabung dalam daftar tunggu resmi Google, menyiapkan akun Merchant Center dengan produk yang disetujui serta mengkonfigurasi kebijakan pengembalian dan info dukungan pelanggan.

Kemudian menyelesaikan integrasi teknis API checkout dan mempublikasikan profil penjual mereka sebelum integrasi disetujui oleh Google untuk bisa tayang di platform AI-nya.

Dengan peluncuran protokol universal Google ini, transformasi digital dalam dunia belanja online menuju era baru yang lebih praktis dan menyenangkan.  Konsumen jadi makin pintar; toko pun punya peluang lebih luas untuk berkembang.


Referensi:
Youtube:  iTNews Indonesia, 17 Jan 2026 12:11. Inovasi Google: Protokol Universal Belanja Online, Bandingkan Harga Jadi Lebih Mudah!.