Google kini membawa pengalaman studio musik langsung ke dalam aplikasi Gemini. Melalui pembaruan terbaru, pengguna dapat membuat trek musik AI berdurasi 30 detik sesuai permintaan, hanya dengan mengubah prompt menjadi lagu yang utuh.
Pembaruan revolusioner ini mengintegrasikan model Lyria 3 dari DeepMind langsung ke dalam Gemini. Berkat teknologi ini, Anda dapat mengubah teks atau bahkan foto menjadi musik kustom, lengkap dengan lirik yang dibuat secara otomatis dan audio yang siap dibagikan.
Fitur dan Keunggulan Utama dari Integrasi Lyria 3 di Google Gemini
1. Ubah Teks dan Foto Menjadi Karya Musik (Text in, Music out)
Pengguna hanya perlu mendeskripsikan genre, suasana hati, kenangan, atau bahkan lelucon internal, dan sistem AI Gemini akan menggubah trek orisinal lengkap dengan vokal atau instrumen pengiring.
Tidak perlu repot memikirkan lirik, karena lirik dapat dihasilkan secara otomatis berdasarkan prompt yang diberikan.
Lebih menarik lagi, bisa mengunggah foto atau video pendek sebagai referensi kreatif. Model AI akan membangun soundtrack yang sesuai dengan suasana gambar tersebut. Pengguna juga memiliki kendali penuh untuk menentukan elemen seperti tempo, gaya vokal, dan nuansa keseluruhan dari lagu yang dihasilkan.
2. Siap Dibagikan dalam Hitungan Detik
Setiap trek musik yang dihasilkan oleh AI akan dilengkapi dengan sampul album kustom (cover art), memberikan visual yang menarik dan selaras dengan audio Anda. Lagu-lagu ini dapat diunduh langsung atau dibagikan melalui tautan, membuat prosesnya sangat praktis dan instan.
Fitur ini pertama kali diluncurkan untuk versi desktop, dan akan segera disusul untuk versi seluler (mobile) dalam beberapa hari mendatang. Fitur ini tersedia bagi pengguna berusia 18 tahun ke atas dalam bahasa yang didukung.
Sementara itu, pelanggan Google AI Plus, Pro, dan Ultra akan mendapatkan batas pembuatan lagu (generation limits) yang lebih tinggi.
3. Deteksi Bawaan untuk Audio Buatan AI
Untuk menjaga transparansi, semua trek yang dibuat dalam aplikasi ini disematkan dengan SynthID, yakni teknologi watermark tak kasatmata dari Google yang dirancang khusus untuk mengidentifikasi konten buatan AI. Tanda ini ditenun langsung ke dalam audio saat dibuat, sehingga dapat dideteksi di kemudian hari tanpa merusak kualitas suara musik itu sendiri.
Gemini kini juga mendukung verifikasi audio. Pengguna dapat mengunggah file audio dan bertanya kepada Gemini apakah file tersebut dibuat menggunakan AI.
4. Terhubung Langsung dari Gemini ke YouTube Shorts
Selain di Gemini, model AI Lyria 3 juga mendayagunakan fitur Dream Track di YouTube, memberikan cara baru bagi para kreator untuk membuat soundtrack kustom untuk video Shorts.
Pembaruan ini secara signifikan meningkatkan kualitas audio dan memungkinkan pembuatan bait lirik atau instrumen yang lebih sesuai dengan format video pendek.
5. Mengutamakan Orisinalitas Tanpa Meniru (Impersonasi)
Pembuatan musik dengan Lyria 3 dirancang khusus untuk karya orisinal, bukan untuk replikasi atau peniruan. Jika prompt Anda menyebutkan nama artis tertentu, sistem tidak akan meniru suara atau mengkopi katalog lagu mereka, melainkan hanya mengambil isyarat gaya musik secara umum.
Google menegaskan bahwa Lyria 3 dikembangkan dengan sangat memperhatikan hak cipta dan perjanjian dengan mitra. Sistem ini dilengkapi dengan filter untuk memeriksa hasil output agar tidak melanggar karya yang sudah ada.
Pengguna dapat melaporkan potensi pelanggaran hak cipta, dan fitur ini diawasi secara ketat oleh Persyaratan Layanan dan kebijakan AI generatif dari Google.
Sumber: Google Blog - "Use Lyria 3 to create music tracks in the Gemini app".
