RedNote (Xiaohongshu): Aplikasi Viral yang Jadi Pelarian Kreator TikTok Amerika

Notification

×

RedNote (Xiaohongshu): Aplikasi Viral yang Jadi Pelarian Kreator TikTok Amerika

16/01/2026 | 8:29:00 PM WIB Last Updated 2026-02-10T13:52:00Z
 
RedNote, Xiaohongshu, Aplikasi Pengganti TikTok, Media Sosial China, Little Red Book, Fitur RedNote, Tren Media Sosial 2026,Media Sosial,SosialHits,ByteDance,TikTok,Lemon8

Apakah RedNote benar-benar menjadi "The New TikTok"?  Simak ulasan lengkap tentang aplikasi yang sedang meroket ini.

Di tengah ketidakpastian nasib TikTok di Amerika Serikat yang terancam pemblokiran, para konten kreator mulai mencari "rumah" baru. Gelombang migrasi digital ini mengarah ke sebuah aplikasi media sosial asal China yang mungkin belum terlalu familiar di telinga banyak orang: RedNote.

Para kreator Amerika berbondong-bondong mengunduh aplikasi ini, menjadikannya topik hangat di dunia maya. Namun, apa sebenarnya RedNote itu? Dan mampukah ia menggantikan raksasa video pendek TikTok?

Apa Itu RedNote?

RedNote sebenarnya adalah nama internasional untuk aplikasi Xiaohongshu (diucapkan shau-hong-shoo), yang secara harfiah berarti Little Red Book.  Diluncurkan pada tahun 2013, aplikasi ini telah menjadi raksasa di negara asalnya, China, dengan lebih dari 300 juta pengguna aktif.

Menurut laporan The Guardian, RedNote adalah startup yang didukung oleh modal ventura dengan valuasi mencapai $17 miliar. Popularitasnya di Amerika Serikat meledak secara tiba-tiba menjelang tenggat waktu pemblokiran TikTok, bahkan sempat memuncaki tangga lagu App Store AS, mengalahkan aplikasi populer lain seperti Lemon8 dan ChatGPT.

Fitur Utama RedNote: Gabungan Instagram, TikTok, dan Pinterest

Keunikan RedNote terletak pada formatnya yang hibrid.  Jika TikTok fokus pada video pendek, RedNote menawarkan pengalaman yang lebih kaya dengan menggabungkan elemen terbaik dari tiga platform besar:

  • Instagram:  Berbagi foto statis yang estetik.
  • TikTok:  Video pendek vertikal.
  • Pinterest:  Inspirasi visual dan kemampuan untuk menyimpan (pin) konten.

Selain itu, RedNote memiliki fitur livestreaming dan e-commerce yang terintegrasi sangat kuat.  Pengguna tidak hanya melihat konten, tetapi bisa langsung mencari tips perjalanan, ulasan perawatan kulit (skincare), hingga rekomendasi restoran. 

Di China, aplikasi ini sering dianggap sebagai alternatif utama Instagram dengan konten yang didominasi oleh topik travel, makeup, dan fashion.

Perbedaan RedNote vs TikTok

Meskipun digadang-gadang sebagai pengganti,  RedNote memiliki perbedaan mendasar dengan TikTok:

  • Berbeda dengan ByteDance yang memisahkan TikTok (Global) dan Douyin (China), RedNote hanya memiliki satu aplikasi pusat untuk seluruh dunia. Ini berarti konten dari China dan internasional berada dalam satu wadah.
  • Algoritma RedNote lebih fokus pada minat pengguna dan penggunaan tagar (hashtags) untuk kurasi feed, daripada sekadar viralitas atau jumlah engagement akun. Ini memungkinkan kreator kecil untuk lebih mudah ditemukan jika topik mereka relevan.
  • Sebagai aplikasi yang berbasis di China, RedNote memiliki aturan moderasi yang lebih ketat dibandingkan "energi bebas" yang ada di TikTok. Konten politik sangat jarang ditemukan, dan fokus utamanya adalah gaya hidup.


Fenomena "Pengungsi TikTok" dan Pertukaran Budaya

Migrasi kreator Amerika ke RedNote menciptakan fenomena unik.  Sebuah grup obrolan bertajuk "TikTok Refugees" dilaporkan telah menarik puluhan ribu pengguna.  Namun, transisi ini tidak selalu mulus.

Banyak kreator TikTok yang terbiasa dengan kebebasan berekspresi merasa "terkangkal" oleh pedoman komunitas RedNote yang ketat. Beberapa pengguna mengeluh bahwa mereka harus tampil lebih "sopan" (demure) dan berhati-hati agar tidak terkena pelanggaran.

Meskipun demikian, banyak juga yang merasakan sambutan hangat. Terjadi pertukaran budaya yang menarik di mana pengguna lama RedNote (warga China) membantu pendatang baru (warga AS) dengan kata kunci bahasa Mandarin untuk membangun feed mereka. 

Hal ini menciptakan momen nostalgia yang mengingatkan pada era awal internet sebagai "desa global", di mana pengguna saling belajar budaya satu sama lain, seperti warga AS yang terkejut melihat harga belanjaan bahan makanan di China yang terjangkau.

Selain RedNote, aplikasi Lemon8 juga mengalami lonjakan unduhan.  Aplikasi ini sebenarnya dimiliki oleh ByteDance (induk perusahaan TikTok) dan memiliki fokus gaya hidup yang mirip dengan RedNote.  Namun, karena kepemilikannya, Lemon8 juga berpotensi menghadapi risiko pemblokiran yang sama dengan TikTok di masa depan.

RedNote (Xiaohongshu) menawarkan angin segar bagi mereka yang mencari alternatif media sosial dengan fokus pada gaya hidup, estetika, dan komunitas yang suportif. 

Meskipun tantangan bahasa dan moderasi konten menjadi hambatan awal, antusiasme global terhadap aplikasi ini membuktikan bahwa dunia media sosial terus bergerak dinamis. Apakah Anda siap mencoba RedNote?

Referensi: